Teknik aman berkendara cepat di jalan lurus dan tikungan


Menurut penulis safety riding itu tidak hanya cukup ilmu berkendara lambat juga tapi juga butuh ilmu berkendara cepat. Jalan tidak hanya dipenuhi kendaraan lambat, bisa ada situasi yang menuntut kita untuk harus jalan cepat. Ada beberapa situasi dimana berjalan lambat justru membahayakan baik diri sendiri ataupun orang lain.

Saat berjalan cepat, maka gaya berkendara juga tidak boleh disamakan dengan saat berkendara lambat. Ada hal hal yang perlu diketahui dan diasah untuk bisa mengendarai dengan aman.

Beberapa tips berikut penulis susun berdasarkan pemahaman penulis pribadi. Silahkan menambahkan atau memberi saran bila merasa ada yang kurang.

Sesuaikan lajur dengan kecepatan

Baca lebih lanjut

Lampu sorot projie di spion atau rem silau bikin celaka dapat warning keras dari supir truk


Beberapa waktu lalu penulis membaca tentang silaunya lampu tembak / lampu kabut yang dipasang di spion sepeda motor:

Kemarin penulis mengalami sendiri dan memang benar silau sekali. Entah apa alasan yang pasang lampu sorot di spion, karena kalau melihat arahnya, itu tidak untuk menerangi jalan. Yang penulis lihat itu modelnya seperti di video berikut ini.
Baca lebih lanjut

Hasil mencoba pertamax turbo mengecewakan


Akhirnya bensin Pertamina merek Pertamax Turbo dengan Ron 98 hadir juga di Surabaya. Sudah lama penulis berniat mencoba dan akhirnya keturutan.

Bensin premium masih tersisa 1 literan saat penulis mengisi pertamax turbo senilai 20 ribu (2,27 liter). Tangki Suzuki Spin jadi full. Kalau di spesifikasi kapasitas tangki adalah 3,7 liter, jadi rasio dari bensin premium vs pertamax turbo adalah 1,5:2,2. Pertamax turbo sekitar 150% dari premium.

Kondisi motor adalah setelan paling irit untuk standar Suzuki Spin 125cc. Skrup main jet dan pilot jet rapat. Jarum skep dibuat paling panjang. Dalam kondisi seperti ini, dengan bensin premium aslinya motor sangat tidak bertenaga. Diperparah dengan penambahan lubang masukan sebelum filter udara. Namun tenaga bisa dibantu dengan pemasangan dua pro capacitor di selang bensin dan satu pro capacitor di kabel busi. Oli mesin masih belum sempat ganti, masih pakai fastron Techno 15W50 campur minyak goreng sekitar 150ml.

Pada kondisi seperti itu (modif dan bensin premium) motor bisa mencapai top speed dengan mudah. Di gas sedikit motor sudah narik. Dibiarkan gas separuh motor lama lama akan jalan hingga sekitar 80km/jam (spedo mati …). Untuk akselerasi, kalau habis lampu merah masih menang lawan Xeon atau Vario untuk jarak sekitar 400 meteran. Kalah dikit sama Vario 150, paling tidak bisa ngekor dan bikin malu motor 150cc, apalagi yang semacam verza atau byson. Padahal ini kondisi ban belakang sudah diperbesar jadi 90/90 ring 14. Bisa bikin malu motor 150cc karena top speed sudah nambah :).

 

Setelah pakai pertamax turbo, Baca lebih lanjut

Teknik memperbaiki kualitas video rekaman action camera atau hp dan alasan mengapa Xiaomi Yi lebih baik daripada Go Pro


Kualitas video yang bagus adalah alasan kita untuk memilih kamera yang berkualitas. Namun kadang dengan kamera berkualitaspun hasil belum maksimal. Penulis akan coba membahas beberapa trik untuk meningkatkan kualitas video sehingga hasil bisa menjadi lebih baik.

Program untuk meningkatkan kualitas video

Memang untuk komposisi atau bikin teknik aneh aneh cocoknya pakai program komersil. Namun kalau hanya untuk meningkatkan kualitas video tidak harus pakai program mahal. Pakai program gratisan pun bisa. Nggak perlu sampai harus download program bajakan dari 4shared atau semacamnya.

Program freeware yang bisa dipakai contohnya adalah virtualdub dan Avisynth.

Virtualdub merupakan program untuk Windows yang cara kerjanya adalah kita membuka suatu file, lalu kita tentukan apa saja yang harus dilakukan, lalu tekan proses. Efek akan berlaku pada keseluruhan video, tidak seperti pakai program beli dimana untuk memberi efek kita harus seleksi dulu.

Baca lebih lanjut

Daripada lokasi plat nomor jadi dilema, mengapa tidak diintegrasikan ke bodi motor saja?


Belakangan ini lagi rame dibahas soal penempatan plat nomer yang dianggap merusak penampilan.

Yang pertama di Honda CBR250RR:
Gak Penasaran Lagi, Posisi Plat Nomor CBR250RR, Kenapa Disitu?

posisi-plat-nomer-di-depan-honda-cbr250rr

Nah pada kesempatan tersebut bisa terlihat deh plat nomor kendaraan alias plat nomor polisi si cbr250rr lads, karena memang diwajibkan menggunakan plat nomor walau hanya sementara..posisi plat nomor nya ada di jidat! Hehe.. posisi yang sejatinya KBY gak pernah suka, dari mulai Z250FI sampai PCX aja KBY gak suka.. wkkw

So apa alasannya ditaro disitu? Kenapa gak dibawah lampu depan seperti adiknya cbr150r? Nah salah satu alasan yang KBY denger sih karena kalau di bawah lampu dapat mempengaruhi pasokan aliran udara (air ram) si CBR250RR yang memang ada di sekitar situ.. hooo gitu toh..alasannya. Masuk akal sih kalau pasokannya terhalangi/ terganggu ya gak maksimal hasilnya..

 

Yang kedua adalah di Yamaha Aerox 155:
Baca lebih lanjut

Safety riding mengerem mendadak mengandalkan rem depan itu sangat berbahaya, ngerem tidak bisa pakai angka rasio


Artikel tentang ketidak setujuan penulis terhadap metode mengendarai ajaran safety riding dan artikel tentang sistem CBS yang bikin celaka mengundang banyak komentar yang membuat penulis ingin untuk membuat artikel ini. Artikel tersebut bisa dibaca di link berikut:
Tidak setuju dengan metode di “Teknik Pengereman Ideal Pada Sepeda Motor Roda Dua”
Combi brake system penyebab celaka, naik matik Honda dengan CBS harus extra hati – hati!

Karena dari komentar ternyata ada juga rider yang mengandalkan hanya rem depan saja, ada juga yang menganggap rem CBS itu sebagai rem yang aman dipakai. Penulis membuat artikel ini sebagai pertimbangan agar rider tidak hanya mengandalkan rem depan saja, dan juga memperhatikan prioritas mana dulu yang diaktifkan.

Artikel ini agak panjang, jadi penulis sebutkan kesimpulannya dulu. Untuk mengerem, untuk bisa berhenti lebih cepat memang rem depan yang harus lebih kuat daya pengeremannya. Namun untuk amannya, sebaiknya rem belakang dulu yang diprioritaskan. Karena selipnya roda belakang cenderung lebih aman daripada roda depan yang selip. Bila roda depan yang selip, maka motor bisa jatuh walau sedang jalan lurus.

Baca lebih lanjut

Tidak setuju dengan metode di “Teknik Pengereman Ideal Pada Sepeda Motor Roda Dua”


otoborn.com membuat artikel menarik tentang Teknik Pengereman Ideal Pada Sepeda Motor Roda Dua

Artikel tersebut membahas tentang teknik teknik pengereman yang diajarkan oleh tim Safety Riding Promotion PT. Wahana Makmur Sejati.

Ada beberapa bahasan yang menggelitik penulis untuk membuat artikel ini karena sepertinya tidak sesuai dengan kenyataan. Ini akan penulis bahas satu persatu.

 

Rem belakang vs depan

Dikatakan:
Baca lebih lanjut