Aditif pembersih injector dan valve malah bikin deposit di ruang bakar mungkin alasan pertalite bikin busi hitam dan merusak performa


Artikel ini dibuat karena penulis penasaran dengan testimoni berikut:

dicky pratama: ini spek saya
motor: cs1
berat penunggang: 90an
pertamax premium: 40 km/l
pertalite: 43-44 km/l
pertamax: 34
kondisi motor. karbu belum diseting setelah pembelian bekas. rantai kendor.
jalan landai. pengoprasian dalam kota. kecepatan campur kadang ngebut kadang pelan tp banyakan pelannya.

cs1 (kompresi 1:10,7) saya setelah terbiasa menggunakan premium dan pertamax perbandingan 1:1 untuk mengejar irit karena sempat kecewa menggunakan pertamax. suatu ketika saya lalu coba coba menggunakan pertalite. dan malah lebih irit tenaga juga terasa sedikit berbeda serasa nambah. walaupun sedikit.

Komentar tersebut aneh karena pakai pertalite justru lebih irit daripada pakai pertamax. Campuran pertamax dan premium justru lebih irit daripada pakai pertamax dan kalah irit dari pakai pertalite.

Komentar merupakan respon karena Baca lebih lanjut

Ajaran defensive riding ngerem dulu klakson belakangan itu ngawur dan jangan diikuti


Penulis kaget juga saat membaca komentar berikut yang mengajarkan untuk membunyikan klakson belakangan saja:
Standarisasi posisi tombol membuat perubahan posisi tombol klakson dan sein di motor Honda itu nggak logis dan berbahaya

Slimz: prioritas defensive riding ketika panic braking harusnya berhenti dulu tanpa mempedulikan mana klakson mana sein, lalu kalau halangan didepan tidak terlalu mendadak misal ada mobil mau belok, seharusnya tetap sein dulu, kalau ada hazard ya hazard dulu setelah kita menguasai motor, baru boleh tu mau bunyikan klakson, kalau rider memang ga arogan ya harusnya ngalah sedikit, ada mobil didepan sein kanan, ya kita sein kiri sambil liat spion

Katanya sih itu ajaran defensive riding. Entah itu ajaran dari defensive riding atau safety riding mana. Menurut penulis itu tidak masuk akal.

Kalau itu ajaran bawaan dari luar negeri, maka Baca lebih lanjut

Suzuki rilis ulang Smash tapi yang lampu jumbo, kapan Suzuki bakal kapok?


Sekarang lagi rame berita Suzuki Smash kembali dijual. Namun yang penulis herankan, mengapa kok yang dijual lagi produk lampunya besar yang nggak laku? Mengapa tidak menjual lagi produk lampu sporty yang pernah laris?

Fotonya seperti berikut
Mengejutkan..!!! Tanpa Banyak Kata Tetiba New Smash FI Meluncur Begitu Saja

 
Pada waktu penulis sempat lihat motor Suzuki shooter di suatu pameran, kesan pertama yang penulis rasakan adalah, wah lampunya gede dan jelek banget. Yang ada dipikiran penulis adalah nggak bakalan beli motor semacam itu. Dan ternyata terbukti penjualan Suzuki shooter tidak sebagus Suzuki Smash titan sebelumnya.

Mungkin kalau di foto diatas kurang terasa jumbonya, bisa lebih jelas kalau lihat foto yang berikut Baca lebih lanjut

KTM 1290 Super Adventure S motor touring ala satria baja hitam


Lihat ada berita motor KTM 1290. 1301cc 158 hp. besar banget tenaganya.

Bentuknya terkesan seperti motor satria baja hitam, dari lampu ataupun bentuk bodi. Benar benar motor top end karena dilengkapi dengan semi active suspension juga, mestinya bisa makin empuk atau makin keras tergantung medan. mode damping sepertinya bisa diatur manual, bahkan di spedo juga sepertinya ada nilai tekanan ban. traction control dan ABS sudah pasti, malah dilengkapi sensor kemiringan. dilengkapi pengatur tenaga engine brake opsional yang namanya MSR, mirip slipper clucth tapi untuk medan licin untuk memastikan roda belakang tidak ngelock. Katanya dipakai pelan bisa halus walau tenaga sebegitu besar. Motor mewah nih.

Foto foto lain, unik juga modelnya, depan tertutup belakang naked: Baca lebih lanjut

Dalaman knalpot Honda CBR250RR didesain agar memuaskan tapi tetap lebih enak didengar kalau dicopot


Penulis menjumpai diagram yang menunjukkan dalaman dari knalpot Honda CBR250RR.

Terlihat bentuknya rumit, bagian atas dan bawah ternyata beda panjangnya.

Bentuk luar:

Klaimnya katanya dengan bentuk tersebut maka suara di rpm rendah berat dan di rpm tinggi terkesan racing. Tapi penulis menjumpai video berikut yang membandingkan antara saat knalpot dipasang dan dilepas. Baca lebih lanjut

Video KTM Duke 390 dan Duke 250 pesta geber habis habisan setempat lebih dari satu menit


Video ini katanya lagi viral, menunjukkan pegawai showroom motor KTM sedang pesta menggeber beberapa motor KTM di dalam suatu ruangan. Banyak yang mengeluhkan katanya mesin bakal rusak kalau digeber begitu.

Menurut penulis sih, motor yang bagus harusnya nggak rusak saat diperlakukan seperti itu. Soal panas kan sudah ada radiator. Kalau sampai rusak ya berarti mesinnya jelek atau oli mesinnya dibawah standar. Kecuali kalau sudah dimodif dibuka limiternya, bisa floating dan rusak mesinnya.

Kalau tenaga jadi ngedrop sih mungkin juga, penulis termasuk yang percaya sama inreyen halus.

Nggak rusak tapi ngedrop tenaganya.