Baru sadar bahwa ternyata Honda Beat Street itu mirip banget dengan Yamaha BW’s 125


Entah mana yang hadir lebih dulu. Penulis baru sadar bahwa Honda Beat street itu ternyata mirip banget dengan Yamaha BW’s 125. Selama ini sih Honda Beat Street dianggap sama dengan X-Ride.

Yamaha BW’s ini pernah dibahas di tmcblog. Sayang foto di tmcblog nggak kelihatan, padahal kata mas taufik difoto sendiri.

Foto dari Yamaha BW’s 125 atau Zuma 125 adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

Disaat Valentino Rossi ketemu robot naik Yamaha R1M yang katanya bakalan mengalahkan Rossi


Ini soal motobot. Robot pengendali motor yang katanya bakalan bisa mengalahkan Rossi di trek balap. Perkenalan soal motor itu bisa dilihat di link berikut:
Autonomous Motorcycle-Riding Humanoid Robot to Best Rossi on the Racetrack, MOTOBOT ver.1
robot-motobot-mengendarai-yamaha-r1m

Technology exhibitVehicle Used: YZF-R1M
Reference vehicle (Export specification vehicle)
MOTOBOT is an autonomous motorcycle-riding humanoid robot that approaches riding operations from a human rider’s standpoint — with no modifications made to the motorcycle itself. The development theme is “Beyond Human Capabilities.” In general, robots are developed to specialize in a specific task and this typically allows them to surpass the capability of humans for that task. Utilizing this advantage, the end goal of MOTOBOT is to become capable of competing against Valentino Rossi’s lap times around a racetrack. The knowledge and highly advanced fundamental technologies gained from this challenge will be put to use in developing new products and creating new value.

Baca lebih lanjut

Tidak roboh tanpa dipegangi tidak hanya motor Honda saja yang bisa tapi juga ada sepeda buatan mahasiswa dan Google


Penulis kagum juga saat membaca di iwanbanaran.com tentang motor buatan Honda yang bisa berdiri sendiri tanpa perlu dipegangi. Ini mmebuat penulis tertarik untuk mengetahui sebenarnya bagaimana teknologinya.

Video demonstrasinya sebagai berikut:

 

Disitu terlihat bagaimana motor bisa menyesuaikan posisi dengan melakukan koreksi stir kiri dan kanan.

Kalau melihat demonya, dimana ridernya pakai helm dan merentangkan tangan, rasanya masih jauh dari kemungkinan untuk cengkruk duduk duduk diatas motor tanpa pakai standard tengah, bakalan roboh otornya. Motor mestinya juga tidak bisa bangun sendiri. Teknologi tersebut sepertinya cuma cocok untuk parkir di tempat aman yang nggak dilewati orang atau anak kecil. Dengan teknologi tanpa gyro, maka motor mestinya tidak bisa menahan dorongan dari samping.

Teknologi tersebut juga sepertinya butuh permukaan jalan yang tidak licin dan harus rata. Di permukaan yang lebih licin atau tidak stabil maka perhitungan ECU jadi tidak sesuai. Jadi sepertinya teknologi ini tidak akan mudah diterapkan.

Teknologi BMW yang dikatakan pakai gyro itu videonya adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

Membuat tampilan depan Suzuki GSX-R150 menjadi makin menarik pakai braket?


Suzuki akhirnya siap merilis motor sport 150ccnya. Website resmi bisa dibuka di link ini. Namun yang kurang sreg adalah modelnya yang sporty sekali tanpa mempertimbangkan soal kepraktisan. Sebelumnya penulis sudah membahas bagaimana model motor sport sudah sesuai dengan keinginan rider, namun tidak bisa memenuhi kebutuhan rider. Jadi akhirnya konsumen lebih memilih beli motor matik.

 

Fitur yang ditawarkan kurang penulis sukai. Seperti contohnya lampu depan LED putih, spedo digital, kursi split, dan spakbor yang mini.

 

Selain dari itu ada satu lagi, yaitu lampu depan yang bentuknya terasa janggal.
lampu-depan-gsxr150

Penulis akan coba membahas bagaimana cara memperbaiki penampilan lampu tersebut menjadi lebih baik tanpa harus melakukan modifikasi. Rasanya dengan memperbaiki tampilan lampu tersebut akan sangat memperbaiki penampilan Suzuki GSXR150 ataupun GSXS150 secara keseluruhan.

Baca lebih lanjut

Lampu sorot projie di spion atau rem silau bikin celaka dapat warning keras dari supir truk


Beberapa waktu lalu penulis membaca tentang silaunya lampu tembak / lampu kabut yang dipasang di spion sepeda motor:

Kemarin penulis mengalami sendiri dan memang benar silau sekali. Entah apa alasan yang pasang lampu sorot di spion, karena kalau melihat arahnya, itu tidak untuk menerangi jalan. Yang penulis lihat itu modelnya seperti di video berikut ini.
Baca lebih lanjut

Triumph Indonesia salah pasang harga, moge sport dijual cuma 300 ribuan


Penulis menemukan hal yang lucu kemarin. Website resmi Triumph di Indonesia jual motor sportnya dengan harga cuma 300 ribuan. Bisa dilihat di gambar berikut:
triumph-salah-pasang-harga-motor

Dijual dengan harga off road. Keterangannya sebagai berikut:

Off The Road retail price for Jakarta Area, Road registration (BBN) and other taxes will be according to local government regulations. We reserve the right to amend prices at any time and without notice.

Yang ditebalkan itu sepertinya yang penting :).

Kesalahan harga tidak terjadi di semua modelnya, namun beberapa saja:
Baca lebih lanjut

Drain interval lebih lama tidak lebih ramah lingkungan, oli mesin itu limbah beracun termasuk juga PAO


Saat membuat artikel tentang PAO perlindungannya bukan yang terbaik penulis menemukan ada pabrik oli yang mengklaim bahwa PAO itu punya lubricity atau daya pelicin yang paling baik padahal pabrik PAOnya sendiri tidak menyebutkan begitu. Di artikel tersebut dijelaskan baik secara teori (dari sumber akademis) atau uji lapangan (dari website 540 RAT) bahwa ternyata lubricity oli PAO bukan yang terbaik. Lubricity yang dimaksud adalah sifat cairan olinya, dan bukan aditif yang melindungi mesin saat oli dikuras macam aditif Lupromax atau nano energizer. Lubricity berkaitan dengan film strength. Untuk memperkuat film strength dari PAO, perlu ditambah dengan aditif dengan film strength tinggi yang bisa berupa bahan nabati (cara lama) atau ester (cara baru).

 

Beberapa waktu kemudian penulis juga menemukan kejanggalan lain dimana pabrik oli yang sama mengatakan bahwa bahan oli PAO itu bukan bahan beracun sementara pabrik PAOnya bilang PAO beracun. Karena penulis curiga, maka penulis mencoba mencari tahu sebenarnya bagaimana sifat beracun dari oli.

Ternyata hasilnya tidak sama dengan yang sekarang ini banyak di klaim orang orang. Oli PAO itu ternyata lebih cocok dikategorikan oli yang tidak ramah lingkungan. Pakai oli PAO tidak lebih ramah lingkungan dari pakai oli mineral.

Yang membuat oli berbahaya juga bukan dari bahan tapi dari pemakaian. Oli yang dikatakan tidak berbahaya pun akan menjadi berbahaya setelah dipakai. Ganti oli lebih lama tidak membuat oli lebih ramah lingkungan. Karena makin lama oli dipakai maka jadi makin beracun. Drain interval lebih lama tidak mengurangi racun dari olinya, justru malah menambah. Karena sumber racun utama bukan dari bahan oli tapi dari pemakaian.

Fakta ini membuat mengulur ngulur waktu penggantian oli bukan sesuatu yang baik bagi lingkungan. Apalagi bila dipaksakan saat suara mesin sudah kasar dan oli sudah tidak melindungi walau masih bening olinya.

Untuk review kembali, berikut klaim soal lubricity:
Baca lebih lanjut