Panggang oli di kompor gas itu nggak valid karena suhunya nggak seperti di mesin? ASTM juga gitu kok


Penulis sudah beberapa kali melakukan uji panggang oli. Dari hasil uji ini penulis bisa mendapat beberapa kesimpulan berharga. Namun ada saja yang tidak setuju dengan cara uji tersebut. Dianggap uji ini tidak relevan karena tidak dilakukan di mesin motor. Dari suhunya juga bukan suhu yang bisa terjadi di ruang olinya mesin. Dari sisi udara bebasnya pun beda. Di mesin tertutup, di uji panggang udaranya mengalir bebas.

Apakah memang uji oli mesin itu semuanya harus dilakukan dengan kondisi yang sama dengan kondisi mesin?

Jawabannya tidak. Perhatikan juga bahwa ada lho yang memilih oli pakai uji semacam:

Penulis jawab tidak karena ada uji resmi ASTM yang dilakukan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya pada mesin. Contohnya adalah uji oksidasi untuk oli mesin: Baca lebih lanjut

Kita harus ingat bahwa target penjualan PCX adalah 50% dari pasar matik bongsor 150cc


Ada beberapa yang memandang kenaikan angka penjualan dari Honda PCX itu tanda yang positif. Ada juga yang menyebut bahwa itu tanda isu suspensi bengkok tidak mempengaruhi penjualan. Kenaikannya sebagai berikut:
Yamaha NMAX masih Ungguli Honda PCX di data Distribusi AISI Maxiscooter 150-an cc Mei 2018

Mungkin itu suatu tanda positif. Tapi kalau dibilang tidak terpengaruh isu suspensi bengkok rasanya belum tentu. Karena target dari Honda sendiri untuk Honda PCX termasuk sangat tinggi. Disebutkan sebagai berikut:
PCX Lokal Hadir, Honda Bidik 50 Persen Pasar Skutik Bongsor 150 cc

Menurut Thomas, total pasar skutik bongsor 150 cc di Indonesia mencapai sekitar 300 ribuan. Tak muluk-muluk, Honda membidik 50 persen dari total pasar.

Target yang disebutkan tidak muluk – muluk tersebut alasannya sepertinya berikut ini:
Honda: All New PCX Tak Takut dengan Yamaha NMax Karena Beda Konsep

Walaupun NMax lebih dulu meluncur, namun sepertinya PT Astra Honda Motor (AHM) tidak melihat hal itu sebagai ancaman. Bahkan pabrikan yang berlambang sayap kepak itu tidak memandang NMax sebagai model pesaing untuk PCX.

“Jadi kalau saya lihat konsepnya berbeda antara model kami (PCX) dan mereka (Yamaha Nmax),” ujar President Director AHM Toshiyuki Inuma.

Beda konsep yang dimaksud oleh Inuma salah satuya yaitu dari segi penampilan antara PCX dan NMax. Dirinya beranggapan bahwa All New PCX 150 tampil dengan desain tubuh yang sangat elegan. Sedangkan NMax sendiri menurutnya lebih ke arah tampilan sporty.

Sementara itu dari segi kenyamanan saat dikendarai baik itu untuk harian atau touring, Inuma sangat percaya diri bahwa produk yang bakal diproduksi secara lokal itu lebih nyaman dibanding model lainnya yang berada dalam satu segmen.

 

Jadi kalau melihat target yang 50%, maka jelas angka yang sekarang ini masih tidak mencapai. Jadi masih jadi pertanyaan apa benar penjualan Honda PCX lokal tidak terpengaruh isu.

Namun penulis berpendapat, seandainya tidak ada isu suspensi bengkok pun masih ada yang jadi ganjalan. Yaitu soal kenyamanan.

Diklaim bahwa Honda PCX lebih nyaman dari kompetitor. Tapi penulis dengar dengar riding Honda PCX lokal terkesan lebih ke stiff. Padahal kompetitor Yamaha NMAX justru mengeluarkan facelift yang khusus juga membuat suspensi makin empuk. Hilang sudah penyakit lama.

Konsumen juga merasa Honda PCX lokal itu lebih tidak nyaman daripada Honda PCX impor. Tentu ini akan mengurangi nilai prestise dari konsumen segmen ini yang menganggap prestise itu penting. Pingin gaya tapi begitu tahu barangnya levelnya turun tentu jadi berpikir juga.