Oli yang mas bro sarankan apa sudah beneran oli kelas dunia?


Tertarik karena masih ada saja yang menyarankan untuk pakai oli mesin top one, BM-1 dan seterusnya, saya mencoba mencari referensi tentang ke “internasional”-an dari beberapa merek oli. Untuk itu mari kita lihat dulu sebenarnya oli merek apa yang dipakai di dunia internasional.

Kalau menurut amazon.com, oli dengan komentar pengunjung terbaik adalah:
– Royal Purple
– Mobil 1
– Pennzoil
– Valvoline

Kalau di walmart.com oli yang terdaftar adalah:
– Mobil 1
– Valvoline
– Super Tech
– DELO
– Ford Motorcraft
– Pennzoil
– Castrol

Kalau di autozone.com oli yang terdaftar adalah:
– AutoZone (15)
– Castrol (36)
– Chevron (5)
– Coastal (1)
– Havoline (6)
– Kendall (3)
– Mobil (20)
– Motorcraft (5)
– Pennzoil (23)
– Pentosin (5)
– Quaker State (10)
– Royal Purple (16)
– Shell (7)
– Valvoline (51)
– XCEL (3)

Kalau di oreily oli yang terdaftar adalah:
– Castrol (8)
– Havoline (2)
– Mobil (3)
– O’Reilly Oil (9)
– Pennzoil (6)
– Pure Guard (3)
– Quaker State (2)
– Valvoline (10)

oli khusus sepeda motor:
– Bel-Ray (12)
– BikeMaster (3)
– Blendzall (5)
– Castrol (5)
– Klotz (1)
– Lucas Oil (5)
– Maxima (11)
– Mobil 1 (2)
– Motorex (12)
– Motul (12)
– PJ1 (2)
– Red Line (1)
– Repsol Lubricants (9)
– Silkolene (10)
– Torco (9)

Yang di Inggris
– Amsoil(3)
– Castrol(2)
– Fuchs(11)
– Gulf(6)
– Millers(14)
– Motul(9)
– Red Line(17)
– Silkolene

 

Kok nggak ada Top-1 ya? Padahal kalau mencomot tulisan di banner website resmi Top-1, begini katanya:
classic_teaser_640x320
Pure Quality, made in U.S.A., coming early in 2015.

Beritanya juga begini:
TOP 1 IS BETTER

25 August 2014
1. Where is TOP 1 made?

TOP 1 Synthetic Oil is made in U.S.A. was founded by William A. Ryan since 1974 and the Manufacturing Division in Pico Rivera (California) is certified by ISO 9001 international quality standard.
2. What makes TOP 1 better?

The synthetic base oil and special additives formula in TOP 1 products will make engine last longer and better performance.

Setahu saya memang Top-1 itu bahannya dibuat oleh perusahaan di California, Amerika Serikat. Yang jadi pertanyaan, mengapa kok penjual oli di Amerika nggak ada yang jualan Top-1? Kemungkinannya karena yang di Amerika itu cuma bentuk mentahnya, mereka jual aditifnya, sementara oli dasar (base oil) dibeli di Indonesia lalu dicampurkan di pabrik Top-1 di Indonesia. Presiden direkturnya Top-1 adalah orang Indonesia.

 

Kemudian BM-1 yang katanya oli Jerman, saya coba cari contoh di kota Berlin
G.H.Berlin Oil Company
olijerman

Saya coba cari cari, ternyata agak susah cari penjual oli di jerman, nggak tahu bahasanya mungkin. Waktu saya cari dengan kata kunci engine oil BM-1, eh ternyata nemunya di website top-1 yang di taiwan. Filenya adalah sebagai berikut.
JASO Engine Oil Standards Implementation Panel

Di file tersebut disebutkan bahwa produsen dari BM-1 adalah PT. Biru Megah Abadi. Ya pantes nggak nemu, lha wong produsennya di Indonesia. Kalau beneran bisa sampai masuk daftar oli yang dibeli orang jerman maka itu jadi suatu prestasi yang luar biasa.

 

Kesimpulannya, dari hasil searching penulis berpendapat bahwa Top-1 dan BM-1 bukan oli kelas dunia, hitungannya masih oli lokal. Oli yang saya pakai, Valvoline, ada kok di daftar diatas. Jadi mohon maaf bila saya menolak anjuran untuk pakai oli Top-1 ataupun BM-1.

Kalau disuruh memilih produk Indonesia, sebagai cinta dalam negeri, rasanya lebih suka dengan Evalube, karena pakai peneliti orang Indonesia. Tidak seperti BM-1 atau TOP-1 yang pakai / beli teknologi / bahan dari luar.
Evalube Uji Pelumas Motor 6 Ribu Kilometer

WGI merupakan produsen pelumas atau oli Evalube. Sejak tahun 2000 LAPI ITB telah bekerjasama dengan Evalube dalam membantu mengembangkan pelumas Evalube.

Iklan

68 respons untuk ‘Oli yang mas bro sarankan apa sudah beneran oli kelas dunia?

    • terima kasih. memang sepertinya banyak yang percaya sama kemasan. Kebanyakan beri saran pakai standar oli, padahal di lapangan walau standarnya sama tapi kok performa beda…

      Suka

        • standard API tidak selalu untuk performa, ada beberapa peningkatan limit yang tujuannya agar lebih ramah lingkungan. Jadi oli standar lebih rendah tetap bisa mengungguli performa oli standar yang lebih tinggi. Penjelasan akan saya coba bahas di artikel berikutnya.

          Suka

          • Kebetulan saya membandingkan hanya antara 2 macam oli yaitu SGO dan Enduro racing. Dulu pake SGO karena gratis, belum sampe 1000km motor rasanya gak enak, tapi setelah ganti Enduro (api nya lebih tinggi) sampe 1500km motor masih enak, belum pernah coba lebih dari 1500km sih. Dan sampe sekarang gak pernah coba pake oli lain, nggak ada anggaran Mas. Oh ya, motor saya satria F.

            Suka

            • terima kasih infonya. kalau dibanding dengan SGO, memang lebih cenderung Enduro sih. Kalau soal harga, murah belum tentu lebih jelek, mahal belum tentu lebih bagus. Namun perlu percobaan (pengorbanan). Untuk dalam negeri pertamina menurut saya lebih baik dari oli asli produsen motor, lebih baik dari oli lokal lain.

              Saya terlanjur suka Valvoline. Sayang sekali langka. Saya beberapa hari yang lalu beli Valvoline 10W40 seharga 40 ribu satu, mestinya lebih murah dari Enduro ya? Yang jual nggak sadar kalau masih punya. Di toko terlihat tinggal beberapa saja dari puluhan merek lain…

              Suka

    • Untuk shell lumayan, untuk motul mungkin perlu yang mahal. Walau oli luar, kalau modelnya yang paling murah bisa saja kalah bagus dengan oli lokal model paling bagus. Tapi ini berlaku hanya untuk pertamina atau evalube. tidak berlaku untuk top one.

      Suka

    • Wah oli kelas tinggi itu. Rasanya selama limit rpm masih standard, cukup pakai oli bagus yang biasa saja.

      Juga kalau motornya motor laki atau moped usahakan mencari yang khusus motor karena ada plat koplingnya. Terlalu licin bisa mengganggu kerja plat kopling. Kalau motor matik plat kopling kan terpisah / tidak ada olinya jadi aman pakai oli licin sekali untuk di mesinnya.

      Suka

  1. nah jadi bisa atau tidak yaa gan kalau sepeda motor matic bore-up’an saya pakai oli royal purple, kalau bisa pakai sae yang berapa ?

    Suka

    • Harga berapa mas? Klo harga dibawah 100rb, bisa dipastikan klo bahan ester nya cuman sangat dikit sekali, bisa di bawah 0,1 % – 1 %. Lain halnya jika harga diatas 200rb, seperti oli motul 7100 yg harganya berkisar 270rb, ane baru percaya klo oli tsb mengandung ester dalam jumlah yg signifikan banyak. Karena ester bahan dasarnya saja memang mahal harganya, blm lagi zat aditif oli, packing botol, dsb.

      Suka

    • perlu dipertimbangkan. harga berapaan ya?

      soal molekul pintar yang disebut oleh pure guard atau castrol, itu istilahnya aditif anti wear dan extreme protection dan friction modifier.

      Suka

  2. Evalube…
    Ini oli yang menurut saya ada di nomor dua oli rekomendasi buatan dalam negeri. Cuma kalah dr Pertamina Enduro series atau Fastron.
    Kalau merek luar, Shell masih belum tertandingi karena ketersediaannya sampai ke pelosok seperti di kota saya skrg.

    Suka

  3. Um, motorku honda beat pgm-fi 2015 (beat x). Aku pakek oli mpx2, terus disaranin temen ku oli fderal matic. Untuk rekomendasi um, lebih baik mana oli federal matic apa valvoline?.
    Untuk oli valvoline buat matic itu, valvoline champ 4t matic 10W30 kah?

    Suka

    • Pakai valvoline saja, tapi jangan yang matik. Pakai yang normal saja yang 10W40. Kalau kurang bagus ditambah minyak goreng sedikit (50 s/d 100cc). Honda beat rasanya nggak didesain untuk oli 10W30. Buktinya di jalan suara beat pada kasar semua.

      Suka

      • Um, aku habis ganti oli honda beat esp pgm-fi ku. Tapi nggak ada oli volvaline.nya, yang ada cuma havoline 10W40. Jadi, aku gantinya pake oli havolin, menurut um, bagus nggak oli havoline itu? (Katanya yang punya bengkel sama bagusnya sama valvoline)

        Suka

        • Kalau halvoline kurang tahu. Mestinya merek luar kualitas setara dengan fastron techno atau enduro sport. Kalau di luar negeri valvoline dan motul lebih populer untuk oli motornya.

          Suka

    • Oli motor yang tidak khusus matik. kekentalannya 10W40. Sayangnya sekarang langka. Padahal lumayan bagus untuk oli dengan harga murah. Kalau beli online malah rugi. Daripada beli online mending fastron techno atau sekalian motul / total.

      Suka

  4. Salam kenal masbro, sy awam dgn dunia per oli an mesin, mau ty nih, iseng sy searching di google kok byk jg skg yg makai oli mesin diesel di motor bebek, apakah itu aman buat mesin utk ke dpn nya?
    Thx b4

    Suka

    • Salam. Tidak semua oli mesin diesel cocok untuk motor bebek, karena ada beberapa yang banyak mengandung molybdenum. Molybdenum itu bagus untuk mengurangi aus bila bahan olinya jelek, tapi ada kelemahan bisa membuat kampas kopling selip, membuat komponen mudah berkarat dan mengurangi umur oli.

      Bila bisa menemukan yang tidak membuat kampas kopling selip, tidak masalah menggunakan oli mesin diesel asal periode penggantian oli diperpendek. Perhatikan betul kasarnya suara mesin dan warna oli. Jangan sampai warna oli sampai coklat apalagi sampai hitam.

      Menurut saya pemakaian oli mesin diesel itu tidak ekonomis dan kalah dengan oli motor yang kualitas bagus.

      Suka

      • Wah kl begt lebih aman pakai oli mesin khusus motor aja lah, drpd nnti kenapa”, 🙂
        Btw, sy jd tertarik rekomendasi oli Valvoline, cmn sptnya rada susah ya di kota sy Smg.

        Suka

        • Iya, memang valvoline sekarang susah. Beli langsung bisa lewat online ke distributor Jakarta, tapi harganya jadi mahal karena ongkos kirim mahal. Jadinya lebih mending oli motor bagus yang lain atau bisa fastron techno saja.

          Suka

          • Fastron Techno ckp bagus jg ya gan?
            Iya nih, kena ongkir cmn belinya 1 doank jd mhl di ongkirnya, blm lg nyampai nya ke tujuan mkn wkt yg lmyn lama jg. Disini sih ada distro Valvoline, cmn sygnya hy utk mobil, bus & truk aja olinya.

            Suka

            • Fastron techno cukup bagus. Coba yang 10W40 atau 15W50.

              Iya, ongkos kirim mahal karena barangnya berat. Karena cair juga nggak boleh dikirim pakai pesawat mestinya.

              Suka

            • Boleh jg tuh rekomendasinya,
              tp ini udh dpt Oli Valvoline 10w-40 nya, lmyn ongkirnya cmn Rp. 8rb.
              Pakai ekspedisi Wa*ana. Sptnya dikirim lewat jalur darat.
              Valvoline 10w-40 itu olinya cmn 1 mcm aja ya?
              Bs dipakai motor & mobil kah? Takutnya kl salah pesan.

              Suka

            • wah iya, pakai pengiriman itu murah. Kalau olinya untuk motor, saya nggak ragu mau dipakai di mobil. Kalau olinya untuk mobil, akan lihat dulu speknya.

              Iya, sepertinya sekarang lebih banyak yang durablend. Kalau diluar durablend ada yang untuk motor, PCMO dan HDEO.

              Suka

            • Wah ternyata byk tipe nya jg ya oli,
              kl buat motor bebek tahun tua rekomendasi pakai yg tipe mn nih?

              Suka

            • Mmngnya kl pakai sintetis minus/kekurangannya apa ya?
              Kl yg semi sintetis gmn?
              Sy biasa pakai oli 10w-40, motor thn 2009. Kira” yg bagus utk harian pakai yg brp w ?

              Suka

            • Oli sintetis itu daya perlarutnya kurang bagus, sehingga kerak karbon nggak terlarut dan bisa menumpuk di bawah atau menempel dinding. Rasanya ini salah satu alasan oli sintetis bisa tetap bening. Film strength juga kurang, oleh karena itu oli sintetis terutama PAO harus dicampurkan dengan oli VHVI atau mineral atau ditambahi ester.

              Keenceran oli tergantung pemakaian. Coba bandingkan kasarnya suara mesin saat berangkat dengan sesudah sampai. Kalau banyak berubah maka coba yang lebih kental.

              Suka

            • Ini saya posisi skg pakai oli mobile 1 10w-40, suaranya kok jd agak kasar mesinnya,
              sblmnya pakai merk Total Quartz 7000 10w-40 suara mesin lebih halus.
              Apa mngkn gara” krn sintetis itu ya?
              Tp aman kah itu buat kesehatan mesin nya?
              Posisi oli Valvoline nya sih udh dtg, apa lebih baik ganti oli mesin lg dgn merk Valvoline aja ya?
              Thx atas pencerahan nya nih, sy jd tau dikit byk ttng oli.

              Suka

            • Sepertinya begitu. Oli sintetis murni memang jelek film strengthnya. Saya jadi berpikir apa karena mobil standar mesinnya tinggi sehingga itu tidak begitu masalah. Terima kasih infonya.

              Untuk kesehatan mesin, selama suara kasarnya tidak menjadi makin parah saat jalan kencang atau setelah beberapa minggu menurut saya tidak masalah. Bisa jadi karena walau SAE sama tapi oli lebih encer.

              Maaf saya tidak tahu perbandingan antara valvoline yang sekarang dengan mobil 1. Jadi tidak bisa memprediksi apakah dengan valvoline lebih bagus.

              Suka

            • Sptnya bener kata agan ttng oli Mobile 1 yg sintetis murni bikin kasar mesin mngkn diper-untuk-an mesin baru, sdgkan motor sy udh thn 2009, jd sptnya cocoknya mungkin pakai yg semi sintetis aja kale ya.
              Suara kasar sih ga jd parah, cmn mmng ga sehalus sblm sy pakai oli sblmnya.
              Sptnya mmng hrs eksperimen sampai ketemu oli yg cocok nih, bener kah pendapat sy?
              Atau mmng oli itu cocok”an dgn mesin motor?
              Kl sering gonta ganti oli apakah berbahaya buat kesehatan mesin kita?
              Thx b4

              Suka

            • Iya, terpaksa harus eksperimen. Terutama dari cara pemakaiannya. Yang suka kencang butuhnya beda dengan yang nyetir kalem. Terkadang juga pabrik ganti resep oli nggak bilang bilang. Jadi harus hunting lagi.

              Pabrik oli banyak yang bilang ganti oli atau bahkan mencampur dengan oli merek lain nggak masalah selama masih sekelas PAO atau mineral. Warningnya kualitas oli jadi tergantung yang kualitasnya paling jelek.

              Suka

            • Ow jd merk oli seringkali ganti komposisi tanpa sepengetahuan kita ya?
              Kl sy sih butuhnya utk akselerasi cpt aja supaya biar diajak kerja bs cpt. 🙂
              Nah itu dia, yg kita takutkan kualitasnya jd ga tmbh bagus mlh jd tmbh jelek.
              Tp ini lama” stlh sy pakai oli Mobile 1, mulai KM 150 suara mesin jd mulai halus, ga sekasar pd saat pertama kali, apa hrs menyesuaikan dl begt?
              Thx b4

              Suka

            • Iya.

              terima kasih infonya. Kalau makin halus maka itu sepertinya aditif EPnya mulai bekerja. beberapa aditif ep bekerjanya setelah beberapa ratus km.

              untuk akselerasi sepertinya cuma bisa coba coba. Nggak cuma film strength atau encernya, tapi juga kandungan aditif ada yang menghambat pembakaran juga. ada oli yang bikin mesin terasa licin tapi tenaga nggak keluar, ada oli yang rasanya agak berat tapi bikin tenaga keluar. Yang sip sih yang bisa dua duanya,

              Suka

            • Memang hrs eksperimen dulu ya kl mau tau itu oli cocok buat mesin kendaraan,
              byk faktor yg mempengaruhi ternyata.
              Next ganti oli mau coba Valvoline nya, semoga aja cocok di mesin motor sy.
              Repotnya kl udh cocok dgn oli merk tertentu trs barangnya susah didapatkan.
              Nah itu dia cari oli yg tenaga mesin bs keluar optimal gampang” susah. 🙂
              Tp yg pasti dgn kita eksperimen aman kah buat mesin kendaraan?

              Suka

            • Iya, harus coba coba. Menurut saya eksperimen aman selama ganti oli berpatokan pada banyak hal. Nggak cuma warna oli saja tapi juga memonitor perilaku mesin. Warna oli bisa menipu, seperti saat barusan saya ganti oli evalube. Oli masih bening tapi sudah nggak enak banget.

              Iya, repot kalau olinya jadi langka.

              Suka

            • Wah baru tahu sy kl warna oli bs menipu, setahu sy oli kl sdh dipakai jalan selama 100 km aja warna udh mulai berubah. Dlm hal ini msh bening tp udh ga enak banget.
              Sy sih patokannya SAE nya, kebetulan sy pakai SAE 10w-40.
              Kl misalnya pakai yg 15w-40 atau 20w-40 kira” masih aman kah utk kendaraan yg sdh berumur?

              Suka

            • Iya, kalau daya pelarut olinya jelek, maka oli cenderung tetap bening karena nggak bisa melarutkan kerak atau sisa pembakaran.

              Yang SAE 40 rasanya nggak masalah asal jangan yang amburadul kualitasnya. Ada beberapa oli yang nggak akurat SAEnya.

              Suka

            • Waduh payah jg ternyata,
              sy kira kl oli setelah dipakai msh agak bening itu bagus, ternyata ada yg ga beres.
              Tp yg anda ulas diatas merk” yg disebutkan kualitasnya ckp bagus kan?
              Kecuali kl penjualnya nakal jualan oli oplosan. Soalnya susah membedakan krn posisi kl diliat sekilas olinya bagus, kerasanya setelah dipakai ada yg aneh, CMIIW

              Suka

            • Next ganti oli pgn nyoba Valvoline, tp susah cari barangnya. Musti beli online trs. Tp gpp lah kl mmng cocok di motor sy. Yg ditakutkan kl udh ga keluar lagi & sementara kita udh cocok dgn oli tsb.

              Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s