BMW tidak terjun di MotoGP bukan soal uang atau soal brand image


Penulis kurang setuju dengan penjelasan dari artikel berikut soal mengapa BMW tidak ikutan MotoGP, katanya bersumber dari motorsport:
BMW : Efek MotoGP ke Brand tidaklah besar . . . Effortnya nggak Worthy !

TMCBLOG cukup tertarik dengan perkataan (MotoGP) ” tidak menjustifikasi segala upaya yang harus kita berikan “ . . atau dalam bahasa inggris sebenarnya dituliskan “It would not justify the effort we would have to put in “ . . dapat diartikan bahwa di mata BMW segala Effort tenaga, pikiran, riset dan dana MotoGP yang biasannya memang Jauh lebih besar dibandingkan WSBK, Tidak ‘layak’ / Worthy terhadap efek Brand-Image Yang diperoleh

Klaar voor de toekomst

Juga tidak setuju dengan artikel berikut, katanya bersumber dari visordown
Ternyata Ini Alasan BMW Tidak Ikut MotoGP, Lagi-lagi Mikirin Modal Besar

Alasan pertamanya adalah BMW tidak mau merasakan kekalahan. Menurut BMW, kekalahan atau bahkan buruknya penampilan di ajang MotoGP akan memberikan pengaruh besar terhadap branding perusahaan. Jika ingin menang, tentu saja BMW harus benar-benar serius, dan berinvestasi besar.

Yang kedua, BMW bukanlah perusahaan yang meraup keuntungan terbesar di dunia. Dan dengan mudahnya menghambur-hamburkan uang hanya untuk sesuatu yang belum tentu dimenangkan.

Katanya bersumber dari corsedimoto
Ternyata Ini Alasan BMW Ogah Ikut Balap MotoGP, Masalah ‘Hepeng’?

Belum lama ini, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpelata, berucap bahwa dirinya menginginkan Kawasaki dan BMW ikut berlaga di ajang MotoGP. BMW Motorrad yang terkenal dengan teknologinya dirasa akan membawa dampak bagus ke MotoGP.

Di MotoGP, akan butuh investasi yang sangat besar dibandingkan di World Superbike. Terlebih lagi, kompetitif atau tidaknya akan langsung mempengaruhi nama besar brand.

Padahal sumber nggak ngomong begitu. Sumber motorsport.com:
BMW MotoGP entry ‘wouldn’t be worth the effort’

“I didn’t ask myself the question whether we should dare to re-enter the Superbike World Championship,” Schramm said. “It was absolutely clear, because motorsport is part of BMW’s DNA. That’s why we should also be represented.

“An important point is that we come from customer racing. In the past season 120 customer riders took part in 25 championships and clinched 250 podiums, 90 victories and nine championships. This is central to BMW.

“In the Superbike World Championship there are stronger technical synergies compared to MotoGP. I think the additional brand effect is marginal in MotoGP. It would not justify the effort we would have to put in.

“For us, customer racing and the Superbike World Championship are clearly the focus.”

Kasarannya adalah BMW merasa wajib terjun ke dunia balap karena motor BMW dipakai balapan sama konsumennya. Ini yang paling utama bagi BMW. Balap Superbike itu yang paling sesuai dengan kebutuhan ini secara teknis. Bagi konsumennya, pajang merek di MotoGP efeknya sedikit. Nggak sebanding dengan yang harus dilakukan karena fokus mereka adalah balapannya konsumen. Kejuaraan superbike dunia bisa fokus untuk tujuan ini.

Nggak disebut soal MotoGP jauh lebih butuh dana, modal, investasi, dll.

 

Sumber visordown isinya analisa, tidak ada kutipan resmi dari BMW. Jadi menurut penulis nggak perlu dibahas.
WHY DOESN’T BMW COMPETE IN MOTOGP?

 

Sumber: corsedimoto:
BMW tidak ragu: “Superbike lebih baik bagi kita daripada MotoGP”

Balapan di MotoGP menawarkan refleksi yang berkaitan dengan prestise Merek, yang menurut kami tidak sebanding dengan investasi yang diperlukan. Racing in Superbike memungkinkan kami untuk mengembangkan platform yang kami sediakan bagi pelanggan kami:

Kasarannya MotoGP itu cuma untuk pamer merek. Sementara itu Superbike memungkinkan BMW untuk mengembangkan sistem yang ada gunanya bagi konsumen. Nggak disebut takut kalah. Nggak disebut nggak kuat investasi.

Alasan dari BMW sama dengan yang diungkapkan oleh Kawasaki. Bukan soal dana, tapi soal kegunaan teknologi MotoGP. Yang paling menyolok itu adalah teknologi ban (yang dibuat ekstrem tiap sirkuit) dan teknologi ECU (yang primitif).

Bisa jadi ini juga menyindir Honda. Di MotoGP juara, di superbike jadi salah satu motor terlambat.

4 respons untuk ‘BMW tidak terjun di MotoGP bukan soal uang atau soal brand image

  1. RCV-S itu sudah laku berapa biji ya? … Mungkin itu kesulitan jualan MotoGP, padahal sudah spek down. produk yang laku itu motor untuk kalangan menengah ke bawah dengan harga termurah. Dg bualan sales pake teknologi MotoGP walaupun itu cuma stiker motornya laku keras karena murah.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.