Faktanya motor Jonru Ginting boros banget walau sudah pakai eco racing


Jonru Ginting adalah salah seorang yang mendapatkan bonus mocash di bisnis eco racing. Ini artinya dia sukses mendapatkan 200 poin dari usahanya merekrut member.

Menurut info, ia itu seorang penulis handal:

Ia mengklaim bahwa eco racing itu bukan MLM dan tidak haram. Soal ini sudah penulis bahas sebelumnya.

Intinya sih CEO eco racing sudah mengakui bahwa eco racing itu MLM dan meminta semua website eco racing untuk menyebutkan hal itu.

Kali ini bahas soal motor mocashnya, Honda Genio warna hitam. Motor kelihatannya sering dipakai. Pada tanggal 21 Desember motornya sudah terpakai 10846 km (motor diterima 17 Oktober):

Dan di tanggal 23 Desember 2019 Jonru Ginting posting artikel di websitenya yang menjelaskan bahwa motornya boros, atau lebih tepatnya sangat boros:
Ternyata Inilah Penyebab Hemat atau Borosnya Bensin

Berdasarkan testimoni sejumlah netizen di media sosial pun, pengalaman mereka adalah sekitar 50an km per liter. Anehnya, untuk motor saya, hanya sekitar 25 sd 30 km per liter. Padahal sudah dicampur dengan Ecoracing. Coba kalau tak pakai Ecoracing, pasti jauh lebih boros, kan?

Ada banyak yang bisa diprotes di artikel tersebut. Dari judul seakan bung Jon ini paham, tapi bila dibaca di artikel kesannya beda:

Selain itu, motor saya juga sudah di-test drive. Hasilnya: Kondisi mesin masih normal, wajar, tak ada yang aneh-aneh. Jadi, apa yang menyebabkan bensin Honda Genio saya boros banget, jauh di bawah klaim Honda? Entahlah.

Lalu soal “Coba kalau tak pakai Ecoracing, pasti jauh lebih boros, kan?”. Mengapa kok penulis jadi kepikiran bahwa bang Jon ini tidak pernah menguji konsumsi bahan bakar bila tanpa eco racing? Darimana bisa tahu tidak pakai eco racing pasti jauh lebih boros?

Angka yang diberikan itu tidak main main, 30 km/liter. Ini angkanya sudah mirip konsumsi bahan bakarnya motor 2 silinder. Motor Honda Beat saat penulis pakai dengan sering gas pol saja rasanya masih di atas 40 km/liter. Sebelumnya juga ada yang komen pendukung eco racing yang bilang motor Honda Scoopy yang asalnya 58 km/liter bisa jadi 66 km/liter. Lha kok itu bang Jon sudah pakai eco racing terus menerus konsumsi bahan bakarnya cuma bisa 25 – 30 km/liter?

Rasanya si bang Jon ini perlu untuk coba tanpa eco racing misalnya satu bulan. Karena sudah diperiksa sama bengkelnya dianggap normal.

Soal busi, rasanya kok normal busi motor putih. Ini penulis cari motor lagi diservis businya putih juga kok:

Penjelasan seterusnya jadi makin aneh:

Saya pun merasa tercerahkan dan menemukan jawaban, kenapa dalam penghematan BBM oleh Ecoracing, angkanya bervariasi antara 30 hingga 50 persen? Ternyata (barangkali) faktor-faktor yang disebutkan di atas sangat ikut berperan.

Sekadar info: Ecoracing sebenarnya BUKAN produk penghemat BBM. Unsur hematnya itu sebenarnya hanya efek samping.

Jadi, cara kerja Ecoracing itu adalah: Dia pertama kali menaikkan RON sebanyak sekitar 5 oktan. Lalu dia melakukan perawatan terhadap mesin kendaraan kita. Setelah itu terjadi pembakaran sempurna.

Setelah semua hal tersebut tercapai optimal, maka terjadilah penghematan BBM sekitar 30 hingga 50 persen.

Karena itulah tidak heran, pada pemakaian pertama Ecoracing biasanya bensin di kendaraan kita belum ada efek hematnya. Namun tarikan enteng biasanya langsung terasa. Hematnya itu baru terasa pada pemakaian ke sekian, tergantung dari kondisi mesin kendaraan kita, apakah selama ini terawat atau tidak.

– Itu kok yakin banget bahwa konsumsi bahan bakar 25 – 30 km/liter itu sudah lebih irit minim 30%? Kalau tanpa eco racing apa bener bisa 15 km/liter?
– lha kok sekarang bilang eco racing bukan produk penghemat BBM?
– kok yakin eco racing (versi sekarang) menaikkan RON sebanyak 5 oktan? diuji cuma menaikkan 1.
– pemakaian ke sekian itu berapa kali? nunggu 5 kali full tank kah baru efek eco racing terasa? atau lebih? Emang sudah coba sendiri? Penulis justru merasa setelah 20 km tenaga berkurang drastis. Setelah tidak pakai langsung tenaga terasa mantap lagi. Dan kesannya, mulai dari pertama dapat motor sampai sekarang si bang Jon terus pakai eco racing. Kok masih boros?
– kalau dari penjelasan juga terkesan motornya terawat, kok tetap boros pakai eco racing? Atau motornya itu tidak terawat?

Penulis jadi curiga motor itu sensor oksigennya sudah ketutupan lapisan bening sehingga nggak berfungsi dan bikin motor jadi boros.

 

Penulis merasa perlu bahas karena ia sebelumnya menyebutkan bahwa eco racing sudah teruji:
Banyak Info Negatif tentang Eco Racing, Ternyata Ini Penyebabnya!

Terlihat jelas, mereka melakukan standar ganda terhadap Ecoracing. Mereka memuji-muji bisnis lain. Sedangkan Ecoracing:
1. Dituduh sebagai investasi bodong. Padahal Ecoracing adalah bisnis murni perdagangan, bukan investasi.
2. Produknya dituduh sebagai “kapur barus doang”. Padahal kualitas produk Ecoracing sudah diakui di tingkat internasional, bahkan banyak perusahaan besar yang menggunakan Ecoracing.
3. Beredar “fatwa” dari “lembaga” tertentu yang menyatakan bahwa sistem bisnis Ecoracing itu haram (padahal faktanya sudah mendapat sertifikat halal MUI).
4. Dituduh bahwa surat izin usahanya palsu dan belum lengkap. Padahal faktanya, surat izin dan legalitas PT BEST telah lengkap semuanya. Bahkan pada Oktober 2019 lalu, pihak OJK sudah mengklarifikasikan bahwa Ecoracing termasuk perusahaan legal.
5. Beredar sejumlah info hoax berupa bantahan dari lembaga tertentu bahwa Ecoracing tidak pernah uji lab di tempat mereka. Padahal jika diteliti, surat bantahan tersebut terlihat aneh dan janggal alias terindikasi kuat sebagai hoax.

Soal MLM penulis kurang tahu, silahkan yang lebih tahu menjelaskan. Soal fatwa, mengapa kok tidak disebut bahwa itu sebenarnya hanya MUI Jawa Barat saja, bukan MUI Nasional? Karena dari ada yang memberikan fatwa haram berdasarkan MUI juga.

Soal ijin usaha juga jelas tuduhannya tidak palsu, karena jelas sebelum Mei 2019 usaha MLM eco racing masih ilegal. Padahal eco racing sudah mulai bisnisnya sebelum Mei 2019.

Soal uji lab, yang diuji lab kan Hi Octan?

klik untuk memperbesar

Dan sekarang eco racing juga sudah bukan Hi Octan lagi.

9 respons untuk ‘Faktanya motor Jonru Ginting boros banget walau sudah pakai eco racing

  1. wajar mungkin memakai hasil uji lab hi octan karena empunya 1 orang hedy octaviano,namun setelah hedy out otomatis eco sudah bukan 1 formulator lagi jadi tdak sah memakai hasil uji hi octan

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.