Testimoni dari yang pakai minyak goreng sebagai aditif oli mesin sangat positif


Berikut adalah testimoni yang penulis kumpulkan dari yang sudah coba menggunakan minyak goreng sebagai aditif oli mesin.

Ide pemakaian awalnya dari mengetahui bahwa ternyata minyak nabati itu film strengthnya lebih baik:

 

Dan dari uji coba pertama ternyata memang minyak goreng bisa membuat mesin lebih halus dan tarikan lebih enteng, ciri bila film strength meningkat. Efek juga berbeda dari bila pakai aditif di pasaran. Efek aditif di pasaran tidak langsung dan butuh dipakai beberapa lama baru mulai terasa efeknya. Sementara itu bila pakai minyak goreng, efek halusnya mesin terjadi secara instan.

 

Implementasi minyak goreng ini juga berbeda dari yang banyak dipakai di Malaysia, dimana minyak goreng dipergunakan untuk menggantikan oli mesin.

 

Jadi memakai minyak goreng sebagai aditif tujuannya bukan untuk mengirit biaya tapi lebih untuk meningkatkan kemampuan dari oli.

Hasil testimoni juga menunjukkan bahwa pemakaian minyak goreng sebagai aditif bisa meningkatkan kemampuan tidak saja oli MCO tapi juga oli mobil yang biasa disebut HDEO dan PCMO.

 

Walau dengan menambahkan minyak goreng ke oli mesin bisa membuat mesin halus lebih lama, penulis tetap menyarankan untuk mengganti oli sesuai dengan periode yang disarankan. Minyak goreng lebih untuk membantu oli untuk bisa bekerja lebih baik selama periode yang disarankan.

Penulis berpendapat bahwa berlama lama mengganti oli tidak banyak membantu mengurangi polusi, karena sumber polusi terbesar ternyata adalah karena pemakaian.

 

Sebaiknya minyak goreng ditambahkan pada saat oli masih baru untuk membuat hasilnya lebih maksimal. Konsentrasi yang disarankan adalah 5 – 10%.

 

Catatan testimoni dari pemakaian minyak goreng sebagai aditif oli mesin:

3 Oktober 2016 – sucahyo – Fastron Techno 15W50 (PCMO) + 100ml MG Sania di Suzuki Spin. Saat oli mesin sudah kasar diberi MG jadi lebih halus dari saat oli masih baru diganti.

3 Oktober 2016 – sucahyo – Valvoline Valvoline 4T Super XLD motorcycle oil 10W40 (MCO) + 100ml MG Sania di Honda Beat ESP. Saat oli mesin sudah kasar diberi MG jadi lebih halus dari saat oli masih baru diganti. Suara lebih halus dari matik lainnya.

15 Oktober 2016 – zorro – Fastron Techno 10W40 (PCMO) + 100ml MG Fortune di Yamaha Vixion. gk ada gejala slip kopling.

23 Oktober 2016 – robbisantiaji – Shell Rimulla R4 15W40 (HDEO) + 50ml MG Sovia di Suzuki Shogun FI. suara mesin bagian bawah halus, tp di bagian head muncul suara agak kasar,,, untuk tarikan awal biasanya pakai rimula sedikit berat setelah di tambah sovia sedikit enteng.

14 Nopember 2016 – sucahyo – AHM SPX-2 10W30 (MCO) + 100ml MG Sunco di Honda Beat ESP. Suara mesin halus. Setelah dipakai kencang suara mesin masih tetap halus.

16 Nopember 2016 – nunu – OEM Toyota 10w-30 (PCMO) + 100ml MG di Honda Vario old 2012. hasilnya sangat memuaskan lbh senyap Dan rpm lbh mudah D raih.

17 Nopember 2016 – nunu – Amsoil AMS 0W20 (PCMO) + 100ml MG Fortune di Honda Vario old 2012 beda motor. hasilnya lbh senyap,tarikan lbh enteng .

21 Nopember 2016 – werza – Shell Advance AX7 (MCO) + MG di Honda Supra X 125. oli pakai shell helix ax7 udah 2 bulan lah, rencana mau ganti tapi coba2 dulu pakai minyak goreng, perasaan suara mesin ane jadi lebih alus gan, padahal oli ane udah lama.

23 Nopember 2016 – widd – Enduro Matic (MCO) + 80 ml MG Filma di Honda Vario 150. mantaap minyaknya om… sekarang jadi suara cvt yg berisik banget akakakak…masih lumayan bening dan masih enak, sekarang tambah enak

5 Desember 2016 – Arieftc – Shell AX 7 (MCO) + mg di Kymco Metica 2004. ditambah minyak goreng sesuai yg anjurkan pd saat pertama ganti oli … hasilnya memang lebih halus suara mesinnya.

8 Desember 2016 – sucahyo – Pertamina Enduro Matic (MCO) 800ml + mg Tropical 200ml di Suzuki Spin. Suara mesin sehalus waktu masih pakai fastron+mg. Mesin terasa lebih ringan. Akselerasi dan top speed tidak bisa ngetes karena tenaga mesin lagi payah karena sedang coba pertamina turbo.

28 Desember 2016 – Cah_Angon – meditran sx (HDEO) + 60ml mg di supra x125 tahun 2006 . oli pakai meditran sx dan udah jalan 2500km. saya cek dipstick oli sudah agak berkurang 200ml, untuk percobaan saya tambahkan minyak goreng kurang lebih 60ml. dan ternyata efeknya mantab banget. getaran mesin yang biasanya terasa di tangan berkurang banyak, biasanya Surabaya gresik begitu mau sampai gresik sudah terasa kesemutan telapak tangan sebelum ditambah minyak goreng. Lebih halus suara mesin kalau jalan di 60-70km/jam (sebelum ditambah minyak goreng pun mesin halus) tapi lebih teredam lagi dari sebelumnya.

30 Desember 2016 – rai – Barusan coba nambah minyak goreng 100ml ke yamalube sport sudah diganti 3 mingguan. Hasilnya sama seperti pakai yamalube supersport, lebih kalem suara mesinnya.

5 Januari 2017 – Adhe145 – Yamalube Super Sport (PCMO) + 100ml MG Sunco di Yamaha New Jupiter MX 2011. Sebelum & sesudah pake emank berasa beda. Kemarin sebelum ditambah noise’y & getaran berkurang, pindah gigi empuk, Mesin ringan (maklum oli baru). Sekarang sih udh ditambah mg Sunco, kesan ane fositif, noise’y & getaran lumayan berkurang lg, mesin jg lebih enak.

9 Januari 2017 – Arieftc – Shell AX7 (MCO) + 100ml MG di Kymco Metica 125cc 2005. Shell AX7 (MCO) + 100ml MG di Kymco Grand Dink 250cc. Motor Saya Kymco Metica 125cc thn 2005 KM55.xxx dan Kymco Grand Dink 250cc KM 20.9xx.. keduanya awal pakai oli mesin AX7 .. setelah baca blog ini … saya coba dulu dng yg Metica utk campur MG.. krn kapasitas oli 800cc .. maka saya kurangi 100cc .. saya tukar tambah dng MG 100cc .. hasilnya cukup baik .. utk tahun 2005 dan karakter mesin Kymco Metica yg berisik .. Metica yg pakai MG suara mesinnya lebih halus dibanding yg tidak pakai MG … Hasil dari Metica … saya coba di Kymco Grand Dink .. hasilnya juga baik … mesin lebih halus …

26 Januari 2017 – Emir Yamani – Mesran S40 (MCO) + MG Tropical di Kawasaki ZX-130. Setelah pemakaian mesran s40 1300km-an,pas cek oli berkurang 100ml,lalu ane penasaran nambahin MG akibat racun pak aji di blogg nya hehe.. Eksekusi kasih 120ml,ternyata efeknya diluar dugaan, mesin jadi halus dan enteng tarikannya, sekarang udah jalan kurleb 100km-an,perubahannya 1. Mesin halus senyap, 2. Shift halus walau macet2an, 3. Kendala shift jika baru warm up masuk gigi 2 agak susah sekarang hilang , 4. Starter awal makin hari makin enteng, 5. Macet2an adem aja. Sekian.. ”

26 Januari 2017 – Arieftc Gorib – Fastron Techno 10W30 (MCO) + 50-100ml MG di Kymco Metica 2005 KM 57 ribu dan Grand Dink 250cc 2006 KM 20 ribu. Shell + 500cc MG di Avanza 1.5 manual km 57 ribu, termasuk oli transmisi. hasilnya juga bagus .. karena ada sesuatu yg Grand Dink kemarin hrs skir klep .. ternyata Dalaman mesinnya juga bagus Piston head, Block Head, klep dan dinding kompartemen bersih (review dari mekanik bengkel).. saya pakai campuran MG kurang lebih sudah 3 bulan yg lalu .. setiap ganti oli .. selalu saya tambahkan 50-100cc MG ke bak oli .. smp saat ini sudah 3x ganti oli + MG.. ohya oli transmisi juga saya campur dng MG juga so far so good .. Utk Mobil sejak saya tambahkan 500cc MG (kira2 3 bulkan lalu KM 57.xxx sekarang KM 59.xxx .. belum saya ganti oli nya ..

 

update:

Berikut foto dari mesin Grand Dink 205cc milik bro Arieftc Gorib saat dibongkar :
foto-dalaman-mesin-bersih-setelah-oli-mesin-ditambahi-minyak-goreng-4

foto-dalaman-mesin-bersih-setelah-oli-mesin-ditambahi-minyak-goreng-1

foto-dalaman-mesin-bersih-setelah-oli-mesin-ditambahi-minyak-goreng-2

foto-dalaman-mesin-bersih-setelah-oli-mesin-ditambahi-minyak-goreng-3

Iklan

43 thoughts on “Testimoni dari yang pakai minyak goreng sebagai aditif oli mesin sangat positif

  1. bagaimana dengan efek berganti2 merk minyak goreng?
    soalnya di rumah merk bisa ganti2 tergantung promo

    agak mubazir kalo beli MG cuma biat aditif

    Suka

  2. Mas, klo dipakai di oli diesel gmana ya? Klo saya ga salah Total Base Number (TBN)nya kan tinggi. Apakah artinya oli tersebut basa? Jika iya, sy takut malah bahaya karena basa + minyak nabati bisa jadi soap stock (terjadi reaksi penyabunan). Klo ad datanya terkait hal ini tolong di share ya mas

    Suka

    • sekarang sih pakai TMO 10W40 dan MG. yang paling berkesan setelah ditambah MG adalah suara mesin yang lebih halus dan getaran setir berkurang. Kalau dari sisi tenaga tidak bisa membedakan karena jarang pakai mobil. Lagipula kalau dari teori kan cuma beda beberapa persen, dan juga karena sudah pakai alat penambah tenaga. MG cocok dipakai kombinasi sama pro capacitor :).

      Suka

  3. Daripada penasaran akhirnya saya coba juga aliran sesat ini wkwkwk… Motor jupiter z karbu thn 2008, kebetulan barusan servis, ganti gear set, ganti oli pakai Pertamina Mesran Super 20-50, nambahin MG Sania sekitar 50 cc. Jadi kebanyakan ya olinya? ah sudahlah biarin aja 😛
    Dengan settingan motor standard yang saya rasakan, mesin jadi lebih bisa dipaksa teriak sampai rpm tinggi. Yang edan kalau pas di gigi 3 ajib bener. Asal bisa shifting pas, mulai dari 1, 2, 3 nah disini napasnya jadi panjang, masuk 4 sudah nggak banyak peningkatan performanya. Engine brake juga rasanya lebih enak, jadi tambah sayang nih sama jupie 😀

    Suka

  4. Sudah ane coba, Meditran SX + Minyak Goreng Sunco, langsung main tuang aja beberapa mililiter, hasilnya cukup bikin surprise, tarikan motor jadi enteng, trottle respon jadi lebih tanggap, initinya positif lah, dan akan ane lanjutkan kesesatannya:)

    Disukai oleh 1 orang

    • rasionya beda beda antar minyak nabati. Yang jadi pelicin adalah oleic acid dan stearic acid. lebih banyak oleic acid lebih mudah teroksidasi, lebih banyak stearic acid suhu pour point tinggi, mudah beku saat dingin. Jadi pakai minyak nabati selain minyak kelapa sawit perlu rasio yang beda. Minyak kelapa juga sifatnya beda dari sifat minyak kelapa sawit.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s