Motor dengan riding position tegak sudah mulai ditinggalkan produsen motor?


Melihat foto Yamaha Vixion Advance yang baru dirilis di website tmcblog membuat penulis berpikir, kok sepertinya sekarang motor kencang pada menggunakan riding position yang lebih merunduk ya? Berikut fotonya:
tmcblogvixinadvance2

Lebih lengkapnya bisa disimak di link berikut:
Yamaha Vixion Advance Movistar MotoGP . . . Berikut ini mega Galeri Foto Foto dan pembahasan Bedanya dengan Versi Standar May 20, 2015

Terlihat bahwa posisi duduk terlihat tidak tegak, agak merunduk. Kalau dulu, seingat penulis, motor kencang itu riding positionnya tegak, seperti contohnya Honda Megapro, Honda tiger atau Yamaha scorpio:
tiger

Motor kencang sekarang posisinya pada merunduk, selain Yamaha vixion, Honda CB150R juga butuh agak merunduk:
cb150r

Yang full fairing malah lebih parah lagi, seperti contohnya Yamaha R15:
yamahar15

Yang sekarang ini menawarkan riding position tegak adalah motor lambat seperti Honda Verza :
verza

Yamaha Byson walau lambat ternyata butuh riding position yang agak merunduk juga:
byson

Sementara motor kencang dengan riding position tegak seperti Honda Tiger atau Yamaha Scorpio sekarang ini sudah tidak laku:
tiger5

scorpio

Entah mengapa tidak laku, tapi penulis merasa bahwa pemilihan desain yang salah yang menjadi penyebab utamanya. Motor nyaman dengan riding position tegak konsumennya adalah bagi yang sudah mapan, biasanya bapak – bapak dengan body yang sudah tidak ideal lagi. Mereka membutuhkan desain yang elegan dan simpel, sementara desain yang ditawarkan adalah desain untuk ABG yang sangat sporty dan meriah, kurang cocok bagi yang sudah mapan. Motor menjadi tidak laku karena yang ABG merasa motor kurang sporty atau kurang kencang, sementara yang mapan merasa motor terlalu ABG.

Sepertinya, konsumen yang aslinya membutuhkan kendaraan touring kencang yang nyaman akhirnya memilih untuk beli motor matik yang nyaman daripada memilih motor touring yang lambat. Sekalian pilih motor yang terkesan lambat daripada memilih motor yang imagenya kencang tapi sebenarnya lambat.

14 thoughts on “Motor dengan riding position tegak sudah mulai ditinggalkan produsen motor?

  1. Iya Mas…. saya suka yang tegak tapi “bisa” kencang, meski badan saya masih ideal, mmm…

    Bukan karena umur atau pinggang seperti kata mas macantua, tapi memang selera tegak aja. Toh koyok harley itu ngebut tapi nglaras tenan keporo sendhenan…..

    Bahkan saat mengemudi bisa juga kencang meski tegak diikat belt dan kepala agak nyandar…

    Kencang gak harus nunduk, kan….

    Dan akhirnya benar kata Mas juga. Pilihan jatuh ke matic nyaman yang bisa kencang… tapi apa?

    Suka

    • Iya, selera juga sepertinya yang membuat orang menggunakan motor bodi CB lama dengan mesin tiger. Menunduk yang di terapkan di motor produksi sekarang juga tidak banyak mengurangi hambatan, dari segi handling juga sepertinya tidak banyak bedanya, hanya dari perasaan saja.

      Iya, walau banyak model, rupanya matik juga kebanyakan ditujukan untuk ABG.

      Suka

  2. Tergantung selera, style dan kebiasaan. Saya malah gak demen posisi duduk yg terlalu tegak, demennya yg agak nunduk dikit, krn kl duduk tegak pinggang dan punggung jadi pegel. Lho…??? Ya itu tadi yg saya blg, kebiasaan, krn wkt msh muda seringnya naik motor yg nunduk, nunduk lbh santai dan nyaman kl bagi saya. Disuruh naik GL-Pro/MegaPro/Tiger/Verza? Gak pernah kepikir utk demen motor genre bapak2 alim kyk gitu, wkwkkwkwwkkkkkk………….

    Suka

    • Ok. kendaraannya kurang empuk mungkin. Kalau suspensinya keras, memang lebih parah kalau duduk tegak, lebih enak rebahan. Apa itu ya alasannya semua motor Yamaha mengendarai dibuat lebih rebah semua?

      Suka

  3. kalo menurut saya motor yg kencang pasnya memang sedikit nunduk, agar saat dipacu tubuh pengendara tdk menerima terpaan angin terlalu besar. bayangkan jika ngebut badan tetap tegak, bagian wajah dan dada langsung menerima angin dari depan & pastinya kurang nyaman. kecuali motor yg bergenre cruiser/touring bike itu cocoknya memang riding positionnya tegak IMHO

    Suka

  4. […] Agak susah disimpulkan apa yang menjadi penyebab orang memilih motor naked. Penulis berpendapat bahwa seandainya motor fairing dijual seharga sama dengan motor naked, masih akan lebih banyak orang memilih motor naked. Bila melihat juga perbandingan dari data penjualan versi murah, mungkin masyarakan sebenarnya mendambakan motor naked yang simpel, tidak norak, nyaman, dengan gaya riding tegak namun cepat, barangkali tidak pakai stiker / stripping. Seperti yang disinggung sebelumnya: Motor dengan riding position tegak sudah mulai ditinggalkan produsen motor? […]

    Suka

  5. kalo ane kadang tegak kadang nunduk….
    kalo nunduk terus ya malu om…
    kalo tegak terus juga capek… hehehe….

    bingung sendiri deh….

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s